Disdag Akan Keluarkan SP-3 Untuk Tanjungsari

pasarSurabaya- Surat Peringatan (SP) pertama dan kedua yang dilayangkan oleh Dinas Perdagangan (Disdag) Surabaya ternyata masih tidak dihiraukan pedagang Pasar Tanjungsari.

Makanya, Disdag kembali mengeluarkan SP-3 pada Pasar Tanjungsari 74, Pasar Tanjungsari 36 dan Pasar Dupak Rukun 103.

“Berikutnya SP-3 tanggal 16/06/2017,” kata Arini Pakistyaningsih Kepala Disdag Surabaya.

Masih kata Arini, isi surat peringatan itu mengimbau yang ditujukan kepada 3 pengelola pasar untuk mentaati surat izin yang diberikan Disdag.

Terlebih di poin yang melarang berjualan grosir. Karena dilapangan ditemukan para pedagang itu masih berjualan grosir. Sehingga mereka melanggar surat izinnya itu.

“Kalau dalam 14 hari tidak ada perkembangan, maka akan dibekukan dan bantuan penertiban (bantib) ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),” kata dia.

“Kami sudah melakukan sesuai Standar Operasional (SOP), jadi lihat saja nanti, kalau sekarang masih tahap SP-3,” tegasnya.

“Benar, kami posisinya tetap menunggu bantib, hal itu sesuai perwali,” kata Irvan Widiyanto Kepala Satpol PP Surabaya.

“Seharusnya para pedagang itu tidak melakukan lagi pelanggarannya, yaitu tidak jualan grosir,” kata Edi Rachmat Sekretaris Komisi B bidang Perekonomian (Eko) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

“Tapi ternyata tetap saja, makanya, kami tetap mendesak kepada Dinas Perdagangan untuk segera ditertibkan,” tambhanya.

“Ternyata, Disdag masih memakai SOP yang melalui SP-1 sampai 3, jadi kuncinya Bu Arini,” pungkasnya.