Dinas Peternakan Provinsi Jatim Bersama TNI Lakukan Inventarisasi Lahan Tempat Untuk Penggemukan Sapi

unduhan
Surabaya-portalnasional:

Program penggemukan sapi yang digagas Gubernur Soekarwo memasuki tahap inventarisasi. Kepala Dinas Peternakan Jatim, Maskur, mengatakan “Pemerintah Jatim melakukan inventarisasi lahan milik TNI. Setelah usulan Pak Gubernur direspon oleh pemerintah pusat, kami bersama TNI melakukan inventarisasi lahan tempat untuk penggemukan sapi. Mengapa bersama TNI? karena kami kerjasama dengan TNI, nanti sapi-sapi ini akan dikembangbiakkan di lahan mereka,” jelasnya

Lebih lanjut Maskur menjelaskan, lahan milik TNI yang dibutuhkan untuk penggemukan sapi sekitar 90.000 hektare. Inventarisasi lahan ini dilakukan agar lahan yang nantinya digunakan tidak menganggu tupoksi, atau mencari lahan yang tidak digunakan oleh TNI.

“Insya Allah inventarisasi lahan akan selesai bulan April ini,
Setelah inventarisasi lahan selesai, langkah selanjutnya adalah pendanaan. Pemprov Jatim akan mencari investor yang siap membantu pendanaan program, jika pemikiran atau konsep Pak Gubernur ini dibantu dana, maka program ini akan langsung jalan,‚ÄĚ kata Maskur

Sebelumnya, Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan  pemerintah pusat dalam waktu dekat menyiapkan sekitar 500 ribu sapi ke Jatim. Sapi-sapi ini sebagai langkah pertama dukungan pemerintah pusat ke pemerintah provinsi Jatim. Dia menjelaskan, dari  500 ribu sapi ini, 30 persen di antaranya untuk indukan dan 70 persen diantaranya untuk penggemukan.

Selain itu, pemerintah pusat juga mengizinkan Pemprov Jatim untuk menggunakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk program penggemukan sapi. Program penggemukan sapi ini dikarenakan kebutuhan daging nasional tahun ini sebesar 675 ribu ton atau setara dengan 3,6 juta ekor sapi. Sedangkan, kemampuan produksi dalam negeri hanya mencapai 442 ribu ton dan sisanya 233 ribu ton dipenuhi dengan daging impor atau setara dengan 1,3 juta ekor sapi. ( Ndung)