Dicerca Dana Rehab Taman DKP Membisu

Es Krim

Es Krim

Surabaya – Keinginan PT Unilever yang mengharapkan makan es krim gratis masuk cacatan rekor faktanya tidak terjadi setelah dibubarkan oleh Tri Rismaharini (Risma) Walikota Surabaya.

Dibubarkan paksa oleh Risma disebabkan tanaman hias sepanjang Car Free Day (CFD) diinjak-injak oleh ratusan pengujung yang memakai kaos merah guna mendapatkan es secara gratis.

Sudirjo anggota Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengatakan, tentang jumlah semua kerugian akibat tanaman yang diinjak pengunjung. “Sudah Pak, Rp (rupiah) 1,2 miliar,” jawab Iswan Perwakilan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Surabaya.

Ketika disinggung tentang jumlah berapa kibik air perharinya untuk menyiram bunga serta berapa kirogram pupuk. Iswan sama sekali tidak bisa berkata banyak.

Sudirjo juga menyampaikan, agar Walikota Surabaya tetap melanjutkan pernyataan sebelumnya akan Mempidanakan PT Unilever. “Hukum harus ditegakkan,” tegasnya.