Dewan Tolak Risma Mundur

MMSurabaya – Semenjak dilantik Whisnu Sakti Buana (WS) menjabat Wakil Walikota (Wawali) Surabaya hingga saat ini belum bisa bertemu dengan Tri Rismharini (Risma) Walikota Surabaya.

Bahkan Risma tidak pernah berada dikantornya, serta adanya kabar Risma mengundurkan diri karena tidak nyaman berdampingan dengan WS.

Adi Sutarwijono Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Waket DPC DPIP) Surabaya yang juga anggota Legislatif Surabaya mengatakan, tidak risau adanya isu bahwa, hubungan antara WS dengan Risma tidak bisa harmonis.

Masih kata Adi, saat ini Risma masih sakit, sehingga belum ada jadwal untuk mengadendakan pertemuan dengan orang nomor satu di Surabaya.

“Tidak ada masalah, WS tetap akan mengupayakan untuk bisa bertemu dengan Risma, kami meyakini, beliau masih sakit, kalau sakit apa dan dirawat dimana saya tidak tahu,” ujarnya.

“Saya yakin, tidak lama lagi akan ada proses pertemuan dan semuanya akan menjadi jelas atas isu yang berkembang diluar, tidak mungkin ini akan berlarut-larut, ini hal yang normal,” terangnya.

Moch Machmud Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya menyampaikan, pihaknya tidak akan memproses surat pengunduran diri Risma jika itu dilayangkan ke dewan. “Bu Risma masih dibutuhkan warga Surabaya,” paparnya.

“DPRD punya hak untuk menolak surat pengunduran itu, semua proses itu harus melalui DPRD, jika dia mundur, maka kota dan warganya akan rusak,” aku Machmud.

“Yang mewakili Bu Risma setiap kegiatan pemerintahan, ya, Sekretaris (Sek) Kota,” ungkap M Fikser Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Surabaya.

“Hingga saat ini, yang saya ketahui Bu Risma sakit, tapi saya tidak tau sakit apa,” katanya. “Hingga saat ini, saya belum menerima surat itu,” jelas M Afghani Sekretaris (Sek) DPRD Surabaya.