Dewan Semakin Ketakutan

kpkJakarta – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap politikus asal Partai Golongan Karya (PG) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) patut mendapat apresiasi dari semua lapisan masyarakat.

Setelah beberapa kali melakukan OTT, terlebih mayoritas yang tertangkap itu merupakan kalangan politikus yang meyakini dirinya mempunyai imunitas hukum sehingga tipis sekali terdeteksi radar hukum.

“2 politikus yang baru saja tertangkap, tentu akan menambah daftar dari kalangan politik terkait kasus suap,” kata Rere. “Hal itu yang mendasari kalangan legislator pusat, dengan sekuat tenaga akan melakukan revisi Undang-Undang (UU) KPK segera dilaksanakan,” tambahnya.

“Ini merupakan bentuk begitu kuatnya rasa ketakutan yang sangat kuat dan dialami oleh kalangan legislator pusat,” kata Sami.

“Akibat telah dirasuki sindrom ketakutan yang sangat luar biasa, hingga mereka berfikiran, diri meraka juga menjadi target dan tidak tertutup juga menjadi incaran bagi KPK,” kata Robert.

“Orang ketakutan, pasti banyak akal, bagaimana caranya agar KPK semakin tidak merajalela menangkap kalangan politikus yang akan menikmati uang haram, melumpuhkan itu kata yang sangat tepat untuk KPK,” tambahnya.