Dewan Minta Disdag Tegas

kms bSurabaya – Dalam dengar pendapat di Komisi B bidang Perekonomian (Eko) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya dengan Dinas Perdagangan (Disdag) Surabaya merupakan undangan kedua yang sebelumnya sempat tertunda.

Mazlan Mansyur Ketua Komisi B menyampaikan, tindakan tegas seharusnya bisa dilakukan oleh Disdag.

“Ini sudah terlalu lama dan berlarut – larut,” ungkapnya. “Seharusnya bisa diambil langkah tegas,” ujarnya.

‚ÄúKami sudah mengeluarkan Surat Peringatan (SP) 2 pada tanggal 30/05/2017,” terang Arini Pakistyaningsih Kepala Disdag Surabaya.

“Ini sesuai 14 hari kerja di SP 1 pada tanggal 12/05/2017,‚ÄĚ paparnya.

Masih kata Arini, jika dalam waktu 14 hari itu tidak dihiraukan. Maka pihaknya tidak segan-segan untuk mengeluarkan SP-3 yang waktunya juga 14 hari.

‚ÄúJika SP-3 selesai, maka kami akan langsung Bantuan Penertiban (Bantib) kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),‚ÄĚ jelasnya.

Dewi Soeriyawati Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya Tata Ruang (CKTR) mengatakan, kawasan di Pasar Tanjungsari itu bila dilihat dari tata ruanganya diperbolehkan dengan syarat.

Salah satu syaratnya adalah lebar jalannya yang harus 10 meter (m) dan berbagai persyaratan lainnya.

‚ÄúHal ini diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) nomor 20 tahun 2012,‚ÄĚ urainya.