Depas Minta Dirut PDAM Surabaya Diganti

PDAMSurabaya – Menindaklanjuti hasil pengamatan kinerja dan juga keluhan masyarakat pelanggan bahkan beberapa staf di lingkungan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surabaya, kini Dewan Pengawas (Dewas) PDAM memandang perlu untuk diadakan penyegaran dengan melakukan penggantian Direktur Utama (Dirut) PDAM Surya Sembada Surabaya sebagai sanksi dari kesalahan komulatif.

Arifin Hamid Ketua Depas PDAM Surabaya mengatakan, bahwa pihaknya sudah beberapa kali mengingatkan secara lisan serta telah dilayangkan surat peringatn kedua terkait sikap dan keangkuhan Ashari terkait buruknya pelayanan kepada pelanggan.

“Tapi tetap saja tidak ada perubahan sikap, sebenarnya banyak hal, tetapi intinya kami lebih kepada persoalan buruknya pelayanan di beberapa bulan terakhir yang kami anggap tidak professional,” tambahnya.

“Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memang diharapkan dan diperbolehkan mendapatkan keuntungan, tetapi itu bukan menjadi tujuan utama,” terangnya. “Kami melihat jika Dirut sekarang ini tidak punya visi dan misi yang baik untuk masa depan PDAM,” papar Arifin.

“Sifat angkuhnya juga membuat situasi di lingkungan PDAM sekarang tidak kondusif, banyak staf yang mengeluh karena sekarang banyak sekali larangangnya,” tandasnya.

“Kami menilai Ashari tidak mempunyai kemampuan leadership dan tidak mampu mengatasi masalah yang timbul di intern PDAM dan masyarakat pelanggannya, terkait laporan pertanggungan jawab juga tidak  transparan, ini berbahaya buat PDAM kedepan, makanya kami mengusulkan kepada Walikota untuk mencopot dari jabatannya,” tukasnya.

“Kami berharap agar tim Panitia Khusus Rancanga Peraturan Daerah (Pansus Raperda) PDAM memasukkan pasal yang memuat soal batas waktu usulan atau teguran surat yang masuk ke PDAM atau Walikota, agar ada kepastian hukum, jika tidak, kami hanya bisa menunggu reaksi Walikota,” pungkasnya.