Deklarasi Alih Fungsi Berjalan Kondusif

Deklarasi Alih Fungsi Wisma Dan Wanita Harapan

Deklarasi Alih Fungsi Wisma Dan Wanita Harapan

Surabaya – Deklarasi Alih Fungsi Wisma dan Wanita Harapan yang diselenggarakan di Islamic Centre Surabaya (ICS) berjalan kondusif. Dalam agenda deklarasi tersebut juga dihadiri Soekarwo Gubernur Jawa Timur (Gub Jatim), Tri Rismaharini (Risma) Walikota Srabaya serta Salim Segaf Al Jufri Menteri Sosial (Mensos).

“Tidak mungkin pemerintah membiarkan anda diabaikan,” kata Soekarwo. “Dan tidak mungkin pemerintah memberikan dari pendapatnnya,” tambahnya.

“Mereka dikembalikan ke daerah masing-masing, dan itu menjadi tanggung jawab kabupaten dan Kota masing-masing,” terangnya. “Saya akan mendukung Walikota terkait penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak,” jelasnya dalam pidato.

“Yang berdiri disini saat ini telah mengukir sejarah,’ kata Salim. “Dolly umurnya sudah 100 tahun,” tambahnya. “yang mesti dipertahankan adalah dampak positif bagi masyarakat,” ungkanya.

Masih kata Salim, yang tidak kalah penting dalam hal ini adalah memberikan yang terbaik pasca deklarasi.

Di dalam deklarasi ditandatangani 107 orang warga Putat Jaya. Deklarasi tersebut juga dibacakan warga secara serempak.

Ini merupakan isi deklarasi :

1. Wilayah Keluarahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan menjadi wilayah yang bersih, sehat, aman, tertib dan bebas dari lokalisasi protitusi.

2. Wilayah Keluarahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan menjadi wilayah yang bermartabat, dengan membangun usaha perekonomian yang sesuai dengan tuntunan agama, dan peraturan yang berlaku.

3. Kami memohon kepada aparat berwenang untuk menindak secara tegas para pelaku kejahatan perdagangan orang, perbuatan asusila, dan penggunaan bangunan untuk perbuatan makhsiat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

4. Wilayah Kecamatan putat Jaya, Sawahan menjadi wilayah yang maju, aman dan tertib, dengan bimbingan dan perhatian aparat kemanan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dan pemerintah pusat.