Datangi Ke Rumah Warga Untuk Rekam Data

elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP)

elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP)

Jakarta – Tjahjo Kumolo Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengungkapkan sekitar 20 juta orang belum rekam elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP).

“Padahal menyangkut orang mau bikin kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), mencari kerja, membuat paspor harus punya KTP,” kata Tjahjo.

Tjahjo menambahkan, bukan disebabakan blanko e-KTP yang terbatas. Dirinya menegaskan blanko e-KTP masih cukup dan Tjahjo menekankan agar pelayanan masyarakat proaktif meminta blanko bilamana memang kosong.

“Harusnya jemput bola, bawa motor datangi di pantai di desa. Orang kan susah kalau yang kerja harian, dia meluangkan waktu 2 sampai 3 jam, kadang susah,” unkapnya.

“Harus bertahap, cukup 2 orang naik motor bawa alat rekam datang ke rumah warga, sekaligus dengan akta kelahiran,” terangnya.