Dana Tambang Untuk Kampanye

PPATK

PPATK

Jakarta – Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan adanya dana mencurigakan dari beberapa pemegang kebijakan di daerah yang bersumber dari usaha tambang. Tidak tertutup kemungkinan dana tersebut juga dipergunakan untuk biaya kampanye.

“Menegakan hukum sangat diperlukan, bukan hanya berdampak pada hilangnya potensi penerimaan negara, tetapi juga berdampak pada rusaknya lingkungan hidup,” kata Agus Santoso Wakil Ketua PPATK.

Masih kata Agus, transaksi tersebut berada hampir semua wiayah Indonesia, bahkan hal itu jelas-jelas merugikan negara. Dengan adanya dana penyimpangan, tidak lama lagi tentunya akan ada tersangka baru untuk posisi Bupati dan Walikota.