Dana SMS Harus Ditelusuri

Dana SMS

Dana SMS

Surabaya – Tarikan dana Short Message Service (SMS) yang dilakukan oleh beberapa sekolah di surabaya mendapat reaksi dari Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Reni Astuti anggota Komisi D mengatakan, memberikan informasi ke wali murid tidak ada salahnya. “Malah baik, namun yang menjadi masalah adalah mengenai dana, apa sudah dikoordinasikan,” tambahnya.

Masih kata Reni, sekolah negeri kalau sesuai dengan proses belajar mengajar sekarang ini sudah tidak ada pembayaran. “Kalau bersifat ekstra itu harus mendapat persetujuan dari wali murid,” ungkapnya.

“Untuk hal seperti ini perlu ditelusuri, disekolah mana, dan juga siapa pelakunya dan harus ditindak lanjuti oleh pihak Dinas Pendidikan (Dindik), agar tidak menimbulkan kegelisahan,” paparnya.