Dana Milyaran, Pekerjaan Mangkrak

Ahmad Suyanto Tunjukkan Galian

Ahmad Suyanto Tunjukkan Galian

Surabaya – Pekerjaan saluran yang ada di Jalan Kyai Tambak Deres telah menyebabkan keresahan warga yang melintas bahkan sangat membahayakan.

Selain jalan yang menyempit dikarenakan peletakan material secara sembarangan, parahnya lagi tumpukan box culvert diletakkan pada sisi kanan maupun kiri jalan juga pembiaran banyaknya lubang tanpa ditutup hampir tiap meter pekerjaan.

“Kondisi seperti ini sangat membahayakan, dan bisa dipastikan jika warga yang melintas tidak hati-hati, bisa celaka,” kata Ahmad Suyanto anggota Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Surabaya.

“Saya hampir setiap hari lewat sini, tidak ada kegiatan sama sekali, makanya, kondisi ini harus dicari tahu, apakah karena Sumber Daya Manusia (SDM) pekerjanya, ataukah masalah teknis,” tambahnya. “Jangan sampai akibat ini, kepentingan publik menjadi terganggu,” tegasnya.

Masih kata Suyanto, jika pekerjaan proyek yang nilainya mencapai Rp (rupiah) 6,8 miliar ini, sudah berhenti sejak sebelum hari raya. Anehnya, hingga pasca lebaran hingga kini tidak terlihat satupun pekerjaan dijalankan.

“Dinas yang bersangkutan, mestinya mencari tahu apa penyebabnya, sebelum terlambat, Pemerintah Kota (Pemkot) mestinya harus menegur kontraktornya. Jangan masyarakat lagi yang harus menjadi korban,” ungkapnya.

“Ini kelihatan, box culvert tidak sama, ada yang semennya tua, ada yang tidak utuh juga bentuknya tidak beraturan, Pemkot harus panggil kontraktor, kalau kontraktor asal, harus tegakkan disiplin, kita patuh pada aturan,” ulasnya.

Perlu diketahui, untuk proyek pembangunan pemasangan box culvert yang ada di jalan Kyai Tambak Deres dan pengerjaannya terbengkalai hingga menyebabkan kersahan warga. PT Tectonia Grandis yang memenangkan ternder pengerjaan pemasangan tersebut.