Dana Bakamla Mengalir Ke Legislatif

bakamlaJakarta – Dalam pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) memunculkan fakta yang sangat mengejutkan pada kasus korupsi di Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Seperti yang disampaikan Fahmi Darmawansyah sebagai Direktur PT Merial Esa di pengadilan. Bahwa dirinya telah memberikan dana sebesar Rp (rupiah) 24 miliar dari total keseluruhan anggaran sekitar Rp 400 miliar.

Fahmi menyampaikan kalau uang tersebut sudah diserahkan ke Ali Fahmi dan diyakini merupakan staf ahli bidang anggaran Bakamla.

Ketika Hakim membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) KPK dan Fahmi membenarkan.

Perlu diketahui, Setalah Fahmi menyerahkan dana tersebut ke Ali. Kemudian dana tersebut diserahkan pada Eva Sundari sebagai Badan Penelitian dan Pengembangan Partai Demokrasi Indonesia Perjuanngan (Balitbang PDIP).

Tidak hanya Eva yang menerima, tetapi masih ada beberapa nama lain jga menikmati dana tersebut. Adalah, Bertus Merlas anggota Komisi XI bidang Keuangan, Perencanaan Pembangunan, Perbankan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Hal yang sama juga seperti Bertus, Fayakun Andriadi anggota Komisi I bidang Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika DPR RI juga menerima aliran dana itu.