Bungurasih Disepakati Pembagian 90-10

Erick Reginal Tahalele

Erick Reginal Tahalele

Surabaya – Polemik permasalahan terminal Bungurasih yang selalu diperdebatkan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.

“Jadi kita sudah berkomunikasi dengan Sidoarjo, dan pertemuan itu sendiri ditemui langsung dengan asisten 1 serta DPRD Sidoarjo,” kata Erick Reginal Tahalele anggota Komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan (Hum Pem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

‘Dan saya juga dampingi asisten 3, dalam pertemuan itu ada gambaran keputusan bersama yang itu bisa diterima sharing kerja di surabaya dan sidoarjo,” tambahnya.

“Mereka tetap minta bruto dan kita sepakat, kalau bruto kita tidak bisa menangkap 80 persen – 20 persen, karena kita bertanggung jawab kurang lebih 300 karyawan, dan insfrastruktur disana menjadi beban APBD Surabaya,” terangnya.

“Sehingga kami mohon ditinjau 80 persen – 20 persen kalau dari bruto, terus akhirnya diserahkan Surabaya, dan kita memutuskan pada angka 90 persen – 10 persen dari bruto, dan sebelumya kami sudah mengajukan 70 persen – 30 persen dari netto, ini tidak terlalu jauh dari bruto,” paparnya.

“Yang kedua kita minta perjanjian itu bisa direvisi, seperti sekarang itu kan tidak bisa direvisi, dan akhirnya ada kesepakatan ada revisi tiap 5 tahun, mudah-mudahan tidak ada perubahan, karena sebelumnya sudah ada kesepakatan,” pungkas Erick.