Budaya Malu Telah Dieksport

macetJakarta – Djoko Saksono sebagai Direktur Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Dir Ditjenhubdar Kemenhub) dalam keterangan pers menyatakan dirinya mundur dari jabatannya.

Pernyataan tersebut sebagai konsekuensi dari jabatannya yang disebabkan kemacetan panjang yang terjadi saat liburan panjang beberapa waktu lalu.

Rupanya hal tersebut memunculkan berbagai sikap dari kalangan masyarakat sendiri. “Ini merupakan pembelajaran bagi kita semua terutama para pejabat yang saat ini masih memegang amanah rakyat,” kata Waluyo.

“Bapak Djoko memberikan pelajaran nyata dengan sikap beliau, kalau merasa tidak mampu lebih baik mundur, jangan pura-pura tuli dan dengan berbagai alasan,” tambahnya.

“Jujur, saya terkejut sekali dengan langkah dari Bapak Djoko, sebelumnya kemacetan parah kerap terjadi pada hari besar diberbagai titik, namun tidak ada yang menyatakan dirinya mundur,” kata Rei.

“Pejabat Indonesia ini sudah tidak memiliki rasa malu, bahkan rasa malu itu sendiri sudah dieksport keluar, rupanya hanya rakyat yang masih memiliki rasa malu, malu mempunyai pejabat yang bermental batu,” ungkap Bibi.

“Apakah masih ada orang yang seperti Bapak Djoko di Indonesia, itu yang masih mengganjal dibenak kami, untuk membangun Indonesia yang lebih baik, dirinya merelakan jabatan itu ke orang ang yang mampu,” kata Yosep dengan bangganya terhadap Djoko.