BPN Terbitkan Sertifikat Lahan Sengketa

pdamSurabaya – Gedung yang menyimpan sejarah panjang bahkan juga menjadi saksi bisu perjuangan arek-arek suroboyo saat melawan penjajah belanda.

Keberadaan banunan bersejarah yang ada di surabay semakin berkurang semua itu disebabkan berbagai macam cara untuk melakukan penguasaan lahan dan berakhir dengan meruntuhkannya.

Seperti halnya yang terjadi pada banunan yang masuk dalam cagar budaya milik dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Jalan Basuki Rahmat 119 – 121 Surabaya.

Bangunan tersebut tiba-tiba beralih kepemilikan menjadi perseorangan dengan dikeluarkan sertifikat hak kepemilikan lahan dan gedung cagar budaya dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Kemarin, pihak kepolisian menemui Direksi, untuk membicarakan beberapa persoalan yang salah satu diantaranya, soal sengketa bangunan bersejarah eks Markas BKR di Jl. Basuki Rahmat,” kata Ari Bimo Sakti Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) PDAM Surya Sembada.

“Pemenang gugatan awal terdapat 2 orang, namun salah satunya meninggal dunia,” tambahnya. “Sehingga tinggal seorang lagi yang akan menjadi pengejaran pihak kepolisian,” terangnya.

“Saat itu Polrestabes menetapkan 2 orang tersebut tersangka dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kepolisian,” ungkapnya. “Sempat lama terbengkelai, tapi sekarang Polrest akan kembali melakukan pengejaran lagi,” jelasnya.