Boikot, Paripurna Batal

Masduki Toha

Masduki Toha

Surabaya – Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Klasifikasi Jalan ternyata batal dilaksanakan.

50 anggota legislatif surabaya, ternyata hanya 27 anggota yang hadir sehingga tidak kuorum untuk dilakukan rapat paripurna. Dalam agenda rapat tersebut yang dijadwalkan pada pukul 13.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) akhirnya batal dilaksanakan.

Informasi yana didapat, Raperda Klasifikasi jalan maupun penataan pemukiman diberikan pada Komisi B bidang Perekonomian (Eko) DPRD Surabaya. Sehingga Komisi lain melakukan aksi boikot.

“Ini kan permasalahanya teman-teman ada yang tidak datang,” kata Masduki Toha Wakil Ketua DPRD Surabaya. “Tidak ada aksi boikot segala, buktinya ada yang datang 27 anggota,” tangkis Masduki.

“Kalau soal komisi apa yang dibentuk Panitia Khusus (Pansus) kan bisa dibicarakan di paripurna karena rapat tertinggi,” tuturnya.

“Saya kan sudah bilang bahwa Badan Musyawarah (Banmus) dan Badan Anggaran (Banggar) hanya bagian kecil saja dari perangkat legislatit, masih ada Paripurna untuk menentukan keputusan,” terangnya.