BLH Hapuskan Izin HO

Musdiq Ali Sududi

Musdiq Ali Sududi

Surabaya – Musdiq Ali Suhudi Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Surabaya menyampaikan, bahwa pemberhentian pengeluaran izin gangguan (Hinder Ordinantie) tidak akan mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Musdiq mengatakan, PAD dari HO setiap tahun mencapai Rp (rupiah) 12 miliar. Angka tersebut dinilainya terlalu kecil dibandingkan dengan meningkatnya iklim investasi pasca penghapusan HO.

“Kita memang kehilangan Rp 12 miliar, tapi multi player effeknya iklim investasi di Surabaya akan meningkat,” tambahnya.

Berdasar instruksi Walikota Surabaya nomor 03 tahun 2016. HO secara resmi dihilangkan, baik itu yang baru maupun daftar ulang.

Masih kata Musdiq, dikarenakan aturan itu baru dikeluarkan, pihaknya belum bisa menghitung berapa persen peningkatan investasi di Surabaya setelah penghapusan HO.

Musdiq memastikan dengan dihapusnya HO akan mempercepat keluarnya izin yang diajukan pemohon. Tepatnya 14 hari lebih cepat izin sudah bisa dikeluarkan.

“Izin Ho ini sebenarnya duplikasi. Sebab dalam Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) sudah ada,” terangnya.

Dirinya mengaku saat ini baik Satuan Kerja Brangkat Daerah (SKPD), Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTS) hingga Kelurahan tidak akan mengeluarkan HO lagi.

“Yang membuat kami sedikit bingung ternyata ada beberapa kementerian yang masih menyaratkan izin Ho ini. Misalnya untuk usaha eksport impor,” jelasnya.