Bersalah, BK Tidak Menegur

Gedung DPRD Surabaya

Gedung DPRD Surabaya

Surabaya – Perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh Agustin Poliana Ketua Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya terhadap anggota DPRD Depok yang melakukan kunjungan kerja (kunker) untuk menambah pengetahuan beberapa waktu lalu.

Rupanya sikap Agustin telah menambah permasalahan serta memperburuk citra legislatif Surabaya dimata legislatif daerah lain.

Akibat perilaku Agustin yang bukan mencerminkan seorang legilator dari Partai Demokrasi Indoensia Perjuangan (PDIP). Membuat BK DPRD Surabaya melakukan rapat mendadak dan singkat.

“Sudah diselesaikan pada tingkat pimpinan, pada saat itu juga,” kata Minun Latif Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Surabaya. “Dan sudah diselesaikan, antara tamu dengan Komisi D,” tambahnya. “Masa, kita cari-cari,” ungkapnya.

Minun menambahkan, anggota BK sudah menerima surat dari pimpinan terkait permasalahan tersebut. “Kemungkinan, nanti ada kunjungan DPRD Surabaya ke DPRD Depok,” terangnya.

Ketika disingung tentang perilaku Agustin yang sangat tidak patut serta menjadi tauladan mendapat sanksi ataupun peringatan keras, Minun tidak bereaktif. “Kejadian seperti tidak akan terjadi lagi, dan tidak mengulang lagi,” pintanya.