Benarkan Langkah Pimpinan

Minun Latif

Minun Latif

Surabaya – Larangan kunjungan kerja (kunker) pada 15 anggota dewan untuk study banding di daerah, rupanya tidak disetujui oleh pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

15 legislatif diberi sanksi dikarenakan tidak hadir dalam acara Sinau Bareng Emha Ainun Najib beberapa waktu lalu dengan berbagai alasan.

“Apa yang sudah dilakukan Ketua itu sudah benar,” kata Minun Latif Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Surabaya.

“Karena niatnya untuk menjaga kekompakan seluruh anggota dewan,” tambahnya.

“Artinya, niat ketua itu sudah baik, harusnya seluruh anggota merespon dengan baik pula,” terangnya.

Masih kata Minun, apa yang sudah diterapkan oleh ketua dan pimpinan lainya merupakan kebijakan dan itu diperbolehkan. “Jadi jangan dikaitkan dengan pijakan hukumnya,” ungkapnya.