Belum Tahu Kenaikan UMK

Penentuan UMK Untuk Kabupaten Dan Kota

Penentuan UMK Untuk Kabupaten Dan Kota

Surabaya – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Surabaya memperkirakan Upah Minimum Kota (UMK) bakal naik. “Moga-moga naik, tapi jumlahnya berapa belum tahu,” kata Dwi Purnomo Kepala Disnaker Surabaya.

Dwi menambahkan, sebenarnya mulai bulan 07 hingga 09/2016, dewan pengupahan telah melakukan survey guna memastikan besaran UMK.

Survey dilakukan dewan pengupahan pada 3 pasar yang meliputi tradisional, semitradisonal dan modern. “Survey dilakukan, di Pasar Soponyono, Balongsari dan Wonokromo,” terangnya.

Masih kata Dwi, penentuan UMK berdasarkan Undang-Undang (UU) nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan serta Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

Selain berdasarkan hasil survey, pihaknya juga akan mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Dwi Purnomo menambahkan, setelah mengetahui hasil survey, dewan pengupahan yang terdiri dari perwakilan pekerja, pengusaha dan pemerintah melakukan sidang pleno guna menentukan Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

“Setelah dari dewan pengupahan hasilnya diserahkan ke Walikota,” terangnya.

Dwi menyampaikan, setelah mendapatkan rekomendasi dewan pengupahan. Selanjutnya adalah mendapatkan rekomendasi Walikota dan harus diserahkan ke Gubernur paling lambat akhir bulan 10/2016.

“Karena bulan 11/2016 Gubernur akan menentukan besaran UMK Kabupaten dan Kota,” pungkasnya.