Belum Ada Kejelasan Dari KPU Surabaya

MMSurabaya – Kosongnya posisi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya yang ditinggalkan oleh Whisnu Sakti Buana (WS) dan kini menjabat sebagai Wakil Walikota (Wawali) Surabaya.

Posisi tersebut akan ditempati oleh Armuji Ketua Komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan (Hum Pem) bahkan dirinya sudah mengajukan pengunduran diri dari Ketua komisi. “Memang benar, pak Armuji mundur karena akan maju sebagai Wakil Ketua,” kata Tri Didik Adiono yang juga sebagai anggota Komisi A. “Untuk pengganti sepeninggal Armuji, saya tidak tahu,” tandasnya.

Moch Machmud Ketua DPRD Surabaya membenarkan bahwa Armuji telah mengirimkan surat pengunduran diri, dengan dikirimnya surat kepada pimpinan DPRD pada tanggal 18/02/2014 lalu.

“Sebenarnya pada waktu mengajukan pengunduran diri pak Armuji langsung minta dilakukan pemilihan ketua Komisi A, tapi waktu itu saya tolak karena waktu itu ketuanya masih ada, lain lagi kalau pengunduran diri itu sudah resmi,” terangnya.

Masih kata Machmud, mengenai jabatan Waket DPRD Srurabaya mengaku sudah memproses surat yang dikirimkan PDIP. Bahkan ketika surat itu masuk langsung dibahas dalam forum rapat Badan Musyawarah (Banmus).

“Setelah Banmus, saya langsung meminta Sekretaris Dewan (Sekwan) membuat surat dan dikirimkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya,” terangnya.

Pada proses berikutnya, KPU kemudian mengirimkan surat kembali ke DPRD yang kemudian diteruskan dikirim ke Gubernur Jawa Timur (Gub Jatim) lewat Walikota Surabaya.

“Sampai sekarang kita belum meneria surat dari KPU, padahal, batas akhir Pergantian Antar Waktu (PAW) adalah pada tanggal 21/02/2014,” pungkasnya.