Bebas Parkir Setahun

Kadis Hubkominfo Kota palu,Ajengkris memperlihatkan Pening yang akan menjadi tanda bebas parkir selama setahun buat PNS dikalangan pemda Kota Palu (Foto.Heru)

Kadis Hubkominfo Kota palu,Ajengkris memperlihatkan Pening yang akan menjadi tanda bebas parkir selama setahun buat PNS dikalangan pemda Kota Palu (Foto.Heru)

Palu, Portal Nasional – Semberawutnya sistem perparkiran diperkotaan merupakan sebuah problematika klasik yang harus dicarikan solusi,bukan hanya sistem pemungutan biaya parkir secara terorganisir juga fasilitas penunjang parkir yang lebih baik. Banyaknya kendaraan dan kepadatan penduduk yang semakin hari semakin bertambah berimbas kepada naiknya angka pendapatan parkiran namun jika tidak di imbangi oleh pengelolaan yang profesional akan berpotensi terhadap kebocoran setoran pendapatan daerah dari sektor perparkiran.

Kota Palu saat ini masih menerapkan sistem perparkiran dengan cara menarik retribusi perareal parkir yang di koordinir oleh pihak tertentu,hal ini berpotensi pemanfaatan jasa parkiran yang akan menguntungkan segelintir orang. Kebocoran pendapatan daerah yang berasal dari retribusi parkir ini tiap tahunnya bukan sedikit , akan tetapi pengungkapan penyimpangannya menjadi semakin sulit dikarenakan akan berbenturan terhadap berbagai fihak.

Untuk mengantisipasi hal tersebut diatas,dinas perhubungan ,komunikasi dan Informatika Kota palu (Dishubkominfo Kota Palu)dibawah kendali Ajengkris tahun 2014 mendatang akan menerapkan sistem parkir On-Line,sistem perparkiran yang akan mulai diterapkan dikalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan kota palu diharapkan bisa menggenjot Pendapatan Asli daerah kota palu dari sektor perparkiran pertahunnya mencapai Rp.1.920.000.000 ,hal ini berdasarkan perhitungan 8000 unit kendaraan milik PNS dilingkungan Pemda Kota palu dikalikan retribusi Rp.20.000/motor dikalikan 12 bulan ,ini belum termasuk untuk mobil yang tarif parkir On-linenya ditetapkan Rp.50.000,-

Dengan sistem Online ini,pihak Dishubkominfo Kota Palu bekerja sama dengan Bank Sulteng untuk memotong secara otomatis ke setiap PNS dikota Palu perbulannya disaat melakukan pembayaran gaji,hal ini dimaksudkan agar menghindari kebocoran dana retribusi sehingga 0 persen,sehingga kedepan diharapkan masyarakat akan tertarik untuk ikut berpartisipasi mensukseskan Parkir On-Line dengan sistem Pening. Acuan perparkiran ini bukan gagasan baru didalam perparkiran kota palu,Perda No.8 Tahun 2011 sudah mengatur sistem perparkiran ini,hanya saja dengan pertimbangan berbagai hal maka aturan perparkiran baru bisa dilaksanakan tahun 2014 mendatang.

Parkir On-line ini dalam penerapannya dilapangan Dishubkominfo Kota palu akan memasang “Pening” atau tanda parkir Online berwarna merah berlogokan lambang Dishubkominfo dan Kota Palu yang bertuliskan BEBAS PARKIR 2014 pada setiap Plat kendaraan bermotor,Pening ini akan berlaku selama setahun di tempat parkir diseluruh wilayah kota Palu terkecuali pada tempat yang telah mempunyai sistem perparkiran yang dikenai retribusi khusus seperti Mall Tatura,Grand Mall Palu,Bandara mutiara serta Pelabuhan Laut pantoloan,parkir gratis ini juga tidak berlaku ditempat tempat keramaian yang sifatnya Presensil atau situasional semisal parkiran dikonser musik,keramaian acara khusus dll.

Walikota Palu merespon sistem perparkiran On-line ini dengan mengeluarkan surat edaran bernomor 511.11/3810/PHBKI yang berisikan tentang keharusan bagi pegawai negeri sipil dilingkungan pemerintahan Kota Palu untuk berpartisipasi penuh dengan membrendol biaya parkir perbulannya Rp.20.000 /motor dan Rp.50.000 untuk mobil. Surat yang bertanggal 17 desember 2013 ini akan efektif berlaku per 1 januari 2014,untuk sosialisasinya dipenghujung tahun 2013 ini telah dilakukan di dua wilayah yakni Palu Barat dan palu Utara yang melibatkan para juru parkir dan PNS dilingkungan kecamatan tersebut,rencananya di kecamatan lain diwilayah kota palu akan dilakukan sosialisasi serupa

“Dengan memberlakukan sistem Satu pintu dalam pembayaran retribusi parkir yang dikelola langsung oleh Bank Sulteng ,kami optimis pendapatan daerah dari sektor perparkiran akan meningkat dan untuk tingkat menyelewengan dana retribusinya Insya Allah menjadi Zero persen”papar Ajengkris saat memberikan keterangan diruang kerjanya . Optimisme Kadis Hubkominfo kota palu ini memang beralasan,dengan sistem parkir yang dipotong langsung digaji para PNS sebesar Rp.20.000 ini tidak akan memberatkan dan akan lebih efektif dalam sumbangsihnya terhadap PAD kota palu dari perparkiran,apalagi dengan penerapan sistem ini para pengguna kendaraan bermotor akan terhindar dari tindakan oknum oknum yang tidak bertanggung jawab yang semaunya menarik retribusi parkir dengan tarif yang tidak jelas peruntukkannya. ###S.E.S###