Banyak Pasar Tidak Berizin

Achmad Zakaria

Achmad Zakaria

Surabaya – Sampai saat ini pasar tradisional banyak yang belum memiliki izin operasional dan terstandar yang sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 01 tahun 2015.

Achmad Zakaria anggota Komisi B bidang Perekonomian (Eko) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengatakan, berdasar Perda nomor 01 tahun 2015 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pasar Rakyat.

“Semua pasar rakyat baik yang dikelola swasta maupun milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus memilik izin dan memenuhi standar yang ditentukan Perda,” kata Zakaria.

“Namun sayang sekali sejak diundangkan setahun lalu sampai saat ini belum banyak yang memiliki izin,” tambahnya.

Zakaria menambahkan, mengacu pda data yang dimiliki oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagin) ada 108 pasar rakyat yang dikelola swasta.

Baru 6 pasar yang mengajukan permohonan izin pengelolaan dan baru satu yang memilik Izin Usaha Pengelolaan Pasar Rakyat.

“Sedangkan 63 pasar rakyat milik PD Pasar justru belum mengajukan izin sama sekali kepada Pemerintah Kota (Pemkot),” ulasnya.

“Komisi B mengingatkan PD Pasar adalah pengelola pasar yang bukan pemkot sehingga harus mengurus seluruh izinnya sesuai ketentuan,” terangnya.

“Tugas Pemkot dan legislatif dalam hal ini adalah membantu dan menata pasar rakyat agar sesuai standar dan memiliki izin, dengan adanya pemetaan itu bisa dilakukan penataan sesuai dengan kekuaranagn yang masih dimilik pasar,” jelasnya.

Zakaria menyampaikan, mengacu pada Perda nomor 01 tahun 2015 semua pasar rakyat harus memiliki perencanaan revitalisasi standar fasilitas dan sistem pasar setiap tahunnya.

Dalam Perda tersebut, sudah ada standar-standar kelayakan dan fasilitas yang harus dipenuhi baik secara fisik maupun sistemnya.