Banyak Laporan Dewan Akan Panggil BPJS

Maduki Toha

Maduki Toha

Surabaya – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang diprogramkan sejak awal tahun ini, ternyata malah menimbulkan banyak permasalahan.

Fakta dilapangan, Ratusan orang yang mendaftarkan diri menjadi anggota BPJS Kesehatan mulai berjubel pada pintu masuk gedung BPJS Cabang Surabaya.

Layanan yang tersedia disana hanya terbentang tenda tanpa adanya penyediaan minuman oleh panitia BPJS Kesehatan. Hal tersebut ternyata mendapat reaksi Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

“Kita sudah mencarikan jalan solusi, agar tidak menumpuk di satu tempat,” kata Masduki Toha anggota Komisi D. “Sebarkanlah formulir ke masyarakat, dengan memanfaatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang paling bawah, paling tidak disetiap Rumah Sakit (RS) atau Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas),” tambahnya.

“Namun tidak ditindak lanjuti, kita sudah mengundang BPJS, dimana letak kesalahannya, dan kesalahan itu yang harus kita tindak lanjuti,” sesalnya.

“Penumpukan di kantor BPJS itu ternyata belum ada solusinya, dan kita akan mengundang lagi dalam minggu ini,” yakinnya.

Masduki menambahkan, berdasar laporan yang masuk ke Komisi D DPRD Surabaya sangat banyak setiap harinya. “Saya juga bingung ada yang bersal dari Lamongan serta Bojonegoro, ikut mengantri disana,” tanyanya.

“Bagaimana sistem koordinasinya BPJS, karena banyak laporan yang masuk, kita tindak lanjuti,” tegasnya.