Banyak Bangunan CB Mulai Raib

Tim CB Dalam Dengar Pendapat Di Komisi D

Tim CB Dalam Dengar Pendapat Di Komisi D

Surabaya – Langkah Pememrintah Kota (Pemkot) Surabaya menjaga aset Bangunan Cagar Budaya (CB) ternyata tidak maksimal. situs CB yang mempunyai nilai sejarah dan tersebar di wilayah Kota Pahlawan mulai raib.

Berdasar data Tim Von Faber CB Surabaya, saat ini saja jumlah Bangunan CB tersisa sekitar 150 Bangunan dari jumlah keseluruhannya mencapai 256 Bangunan.

Beberapa bangunan tersebut bahkan sudah beralih fungsi. Diantaranya Gereja Sinagough di kawasan Jalan Kayoon Surabaya.

“Kalau terus-terusan dinilai dari dugaan, saya rasa kurang efektif, penilaian bangunan dari dulu hanya diduga-diduga, tapi disisi lain justru banyak Bangunan CaB yang sudah ada malah alih fungsi,” kata Eddy E Samson, Koordinator Tim Von Faber Cagar Budaya Kota Surabaya.

Masih kata Eddy, beberapa bangunan Cagar Budaya yang perlahan mulai sirna selain Gereja Sinagough, perubahan Cungkup Balai Pemuda, Gedung Pemuda, termasuk bangunan eks Toko Nam.

“Sebenarnya sangat prihatin melihat kondisi seperti itu. Lebih baik dirawat dengan baik,” ungkapnya.

Erry Cahyadi Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Surabaya menerangkan, pembangunan kembali gedung berstatus Cagar Budaya Tipe A ini sudah sesuai.

“Tapi tidak bisa maksimal, karena model dan bahan bakunya sudah tidak diproduksi lagi,” akunya.

Wiwiek Widayati Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Surabaya menyatakan upaya melestarikan Bangunan Cagar Budaya sudah dilakukan.

Namun Wiwiek tidak mengakui bahwa tidak sedikit bangunan CB yang beralih fungsi. Dirinya memberikan contoh yang ada didepan mata, salah satunya Gedung Hotel Majapahit, eks Hotel Yamato.

Tetapi bangunan yang hilang serta tidak jelas keberadaannya tidak diunkap secara transparan.