Bantah Tudingan Vinsensius

Sukadar

Sukadar

Surabaya – Pernyataan dari Vinsensius anggota Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya dari Fraksi Hanura, NasDem, PPP (F Handap) membuat merah telinga Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F PDPI)

Sebelumnya Vinsensius menganggap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tercatat sebagai penimbun Anggaran Pendpaatan dan Belanja Daerah (APBD) terbesar di Indonesia.

Sukadar yang juga anggota Komisi C DPRD Surabaya F PDIP angkat bicara, pernyataan Vinsensius sebagai kampanye negatif yang bertendensi menyerang pasangan Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana (WS).

Masih kata Sukadar, apabila melihat silpa pada tahun 2014 hanya berkisar Rp (rupiah) 540 juta dari APBD TA 2014 totalnya Rp 7,4 Triliun. Itu menunjukkan penyerapan anggaran sudah baik.

“Sisi mana yang menjelaskan ada penumpukan anggaran,” tanyanya. “Tidak benar kalau Pemkot bikin program tidak maksimal, ini belum akhir tahun, tidak bisa disimpulkan penyerapannya,” terangnya.