Bantah Tak Berijin, Suroboyo Carnival Siap Kembangkan Surabaya

Surabaya Carnival

Surabaya Carnival

Surabaya – Tudingan sejumlah kalangan terhadap Suroboyo Carnival Night Market (SCNM) tidak memiliki ijin Analisa Dampak Lingkungan Lalu Lintas (AMDAL LALIN) ternyata tidak sepenuhnya benar.

Sebagai dari pengelola SCNM dibawah PT Sinar Mutiara Sinergi (SMS) ternyata mampu menunjukkan bukti kongkrit ijin yang dikeluarkan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya dengan nomor 550.1/4096/436.6.10/2014.

Pengelola SCNM juga menunjukkan bukti ijin seperti Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) nomor 188/1832-91/436.6.2/2014, ANDAL, Rencana Pengelolaan Lingkungan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL) nomor 660.1/2511/436.7.2/2014, Hinderordinantie (HO) nomor 530.68/494/436.7.2/2014, dan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) nomor 503.08/548/436.6.14/2014.

Menanggapi soal tudingan mangkir datang di Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

“Bagaimana kami bisa hadir, undangan sampai pukul 14.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), sementara harus hadir pada pukul 15.00 WIB,” kata Slamet Manajer Operasional SCNM

“Tentu saja kami tidak siap, karena para pimpinan yang berkompeten sedang tidak berada ditempat, untuk itu kami spontan menyampaikan via telepon untuk menunda undangannya, karena secara prinsip kami siap untuk koordinasi dan kooperatif, lagian kami ini barus soft opening, belum grand opening ” terangnya.

“Kami ini hanya bergerak di bidang jasa wisata untuk hiburan keluarga bahkan bisa dijadikan sebagai sarana pendidikan, bukan jenis usaha illegal seperti yang berkaitan dengan narkoba atau tempat-tempat hiburan yang bisa merusak generasi muda,” ungkap salah satu Direktur PT PT SMS

“Untuk itu kami sangat membutuhkan dukungan Pememrinta Kota (Pemkot) maupun dari DPRD agar kami bisa turut mengembangkan kota Surabaya menjadi kota tujuan wisata,” terangnya.

“Sebagai pengelola, kami siap mendukung program dan pengembangan kota Surabaya utamanya sebagai kota tujuan wisata untuk tingkat nasinal maupun internasional seperti yang telah kami lakukan di beberapa kota lain seperti Batu, Bali, Lamongan dan Tangerang, asal Pemkot Surabaya juga siap dengan lahan yang kami butuhkan,” paparnya.

Salah satu direktur ini juga sempat menyebutkan jika pihaknya siap membangun tujuan wisata baru di kota Surabaya seperti Sea World, Since Centre, Kebun Binatang malam (Night Zoo), bahkan Musium Tubuh, asal mendapat dukungan penuh dari pemkot.

‚Äúkami sudah melihat bahwa di kota Surabaya masih banyak lahan yang bisa difungsikan untuk pengembangan wisata, dan kami sebagai investor juga siap mendukung pemkot Surabaya jika memang menghendaki pengembangannya, apapun bentuk wisatanya asal pemkot mendukung soal kesiapan lahannya,‚ÄĚ tambahnya.

Namun demikian diakui bahwa pihaknya memang masih harus menyelesaikan beberapa bangunan untuk sarana dan prasarana yang belum terselesaikan karena pengerjaannya tertunda akibat liburan panjang lebaran Idhul Fitri.

‚Äúmelubernya kendaraan di luar area parker yang telah kami sediakan saat pembukaan hingga hari ini memang diluar dugaan, padahal, secara total kami telah menyiapkan 12 hektar untuk area parker yang kini juga belum seluruhnya selesai, kami juga masih harus menyelesaikan sejumlah bangunan prasarana seperti drainage dan lain lain, yang pasti seluruh item yang syaratkan dalam amdal lalin akan kami penuhi sebagai bentuk ketaatan kami kepada aturan daerah,‚ÄĚ jawabnya.

Untuk diketahui, bahwa sebelumnya PT Sinar Mutiara Sinergi telah berhasil membangun proyek investasi berupa wahana wisata di kota Batu berupa Jatim Park I, Batu Night Spectaculer, Batu Secret Zoo, Musium Satwa dan Musium Angkot. Untuk Kabupaten Lamongan berupa Wisata Bahari Lamongan, Maharani Zoo and Goa, sementara untu kota Tangerang berupa World of Wonder Tangerang.