Awalnya Tidak Baik Akhirnya Juga Tidak Baik

Maduki Toha

Maduki Toha

Surabaya – Belum menunjukan kinerja sebagai seorang anggota legislatif yang baik dan mengabdi pada masyarakat Surabaya, malah sebaliknya ribut-ribut ruangan. Parahnya lagi, selama beberapa hari ini mereka sama sekali belum menunjukkan kegiatan yang akan diagendakan.

“Sebetulnya sudah ada rapat dengan pimpinan sementara dengan perwakilan partai yang ada di fraksi,” kata Masduki Toha anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB). “Dan saya ketepatan ikut,” ungkapnya.

“Sebenarnya keinginan kita itu proposional,” tambahnya.

“Yang 4, ya, harus mengalah, akhirnya sepakat Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) pindah ke ruang yang ditempati Fraksi Partai Damai Sejahtera (FPDS) dulunya, dan Fraksi Partai Golongan Karya (FPG) pindah ke ruangan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS),” paparnya.

“Namun entah kenapa tiba-tiba dari FPG keluar dan menyatakan tidak mau, dengan alasan pembatas ruangan itu mereka beli sendiri,” terangnya.

“Kemungkinan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Surabaya kebingungan,” jelasnya.

“Dan FPGabungan tidak mau ditempatkan di diruang FPKS, akhirnya ambil pintas ditempatkan diruang Badan Kehormatan (BK), tidak tahu apa BK nanti ambil di ruang FPKS,” imbuhnya.

“Padahal, kita berharap semua fraksi ada di bawah, dan semua kegiatan alat kelengkapan ada dilantai 2, pimpinan masih cari solusi, kalau awalnya tidak baik akhirnyapun juga tidak baik nantinya,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Sudirjo anggota dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN). “Karena lokasinya semua fraksi dibawah itu,” sarannya.

“Lebih dari kebersamaan lebih baiknya juga dibawah, kalau diatas lebih tepatnya untuk semua kegiatan kedewanannya, kalau orang mau cari anggota yang diinginkan tidak sulit,” pungkasnya.