Armuji Minta Purabaya Pindah

Armuji

Armuji

Surabaya – Berlarutnya masalah bagi hasil pendapatan terminal Purabaya membuat kalangan legislatif gerah. Bahkan Armuji Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya meminta agar Purabaya dipindah ke Terminal Osowilangon (TOW).

Armuji menambahkan, pembagian itu merupakan masalah klasik yang kerap muncul setiap tahunnya.

“Dari hasil masukan saat jasmas Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas), banyak yang menginginkan Purabaya dipindah ke TOW, kalau disana lahannya milik sendiri dan di daerah sendiri,” terangnya. “Bangun TOW, maka masyarakat sekitar akan mendapatkan untung,” tegasnya.

Masih kata Armuji, bagi hasil sistem bruto dengan 80 persen untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan 20 persen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.

Meskipun secara angka Pemkot Surabaya mendapatkan banyak, namun faktanya, Pemkot selalu merugi yang mencapai Rp (rupiah) 1,5 miliar setiap tahunnya.

“Selama pendapatan dihitung bruto bukan netto, Surabaya rugi,” tegasnya. “Lahan punya Pemkot, tapi yang ambil untung Sidoarjo, dan tidak ikut memiliki aset,” pungkasnya.