Ansor Ajak Tangkal Radikalisme

ansorSurabaya – Pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor Surabaya mengajak Tri Rismaharini (Risma) Wali Kota Surabaya menangkal faham radikal dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Farid Afif Ketua Pengurus Cabang (PC) GP Ansor Surabaya mengatakan, Ansor siap dilibatkan dalam hal melakukan pembinaan kepada para abdi negara supaya tidak terjebak dalam faham-faham tersebut.

”Sudah sepatutnya kita besinergi dalam hal ini,” kata Afif. “Sebab apabila dibiarkan akan menghawatirkan,” tambahnya.

Masih kata Afif, faham-faham radikal tidak bisa dibiarkan apalagi sampai masuk ke isntansi pemerintah.

”Ini akan menjadi semacam benalu yang menghambat jalanya roda pemerintahan yang sudah final berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945,” tuturnya.

Hasyim Asy’ari Kepala Sekretariat Markas Barisan Serba Bisa (Kasetma Banser) Surabaya menambahkan, tidak elok ketika mereka bekerja dilingkungan pemerintahan namun masih memegang faham-faham radikal.

”Ini kontraproduktif, satu sisi mereka dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” ungkap Hasyim.

“Di sisi lain justru memegang faham yang tidak mendukung tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” terangnya.

”Dari gerak geriknya, dari bicaranya, kita sudah tahu,” kata Risma. “Makanya, mari kita lihat sama-sama, kalau ada yang terang terangan menyusupkan faham semacam itu, langsung laporkan ke saya,” tegas Risma.