Angin Kencang Telah Tenggelamkan 44 Perahu

Sumarno

Sumarno

Surabaya – Bencana alam berupa angin kencang menyapu wilayah surabaya. kali ini yang terkena dampak cukup serius berada pada wilayah Kecamatan Bulak dibanding dengan kecamatan lain yang sama berada dipesisir pantai surabaya.

“Jadi ini memang fenomena alam berupa angin kencang, dan sudah diprediksi serta diinformasikan oleh Badan Meteorologo Klimatologi dan Geofisika (BMKG),” kata Sumarno Ketua Penanggulangan Bencana Surabaya.

“Dengan rentang waktu diperkirakan selama 1 minggu, biasa terjadi pada bulan Juli tetapi ini datangnya bulan Agustus,” tambahnya.

“Untuk wilayah pesisir, disarankan supaya sangat berhati-hati, karena kecepatan angin mencapai lebih dari 40 Kilometer (KM)/jam dengan ketinggian antar 4 hingga 5 meter,” jelasnya.

“Kejadiannya pada pukul 04.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) sampai dengan pukul 09.00 WIB, tadi berada di wil kec bulak yang terkena dampaknya, ada 44 perahu yang tenggelam, dan 9 rusak,” paparnya.

Masih kata Sumarno, tenggelamnya perahu-perahu itu dikarenakan ditambatkan di pantai. “Karena ombak besar dan terisi oleh air laut, apa rusak atau tidak kita belum tahu persisnya,” ungkapnya.

“Tidak ada korban jiwa, dari malam tadi ada 1 orang yang sudah dirujuk ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), mengenai besaran anggaran bencana alam saya tidak tidak tahu, karena dikelola di dinas pengelolahan keuangan,” imbuhnya.

Untuk wilayah Kenjeran, Asemrowo dan Rungkut tidak terkena dampaknya, sebab perahu mereka ditambatan ke sungai jadi tidak ada masalah, dan kerugian untuk saat ini belum bisa diprediksikan,” pungkas Marno.