Ancam Hentikan Pembahasan Raperda

DPRDSurabaya РSyaiful Aidy sebagai anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengancam akan menghentikan.

Syaiful menyampaikan, ancaman tersebut akan dibuktikan. Bilamana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak transparan dalam memberikan denah gambar.

Terlebih untuk daerah yang akan dijadikan kawasan hijau dan kawasan Perdagangan dan jasa (Perjas).

“Denah gambar yang diberikan ke kita tidak jelas,” kata Syaiful. “Harusnya dicantumkan luasan lahan yang masuk kawasan hijau maupun Perjas,” ungkapnya.

Syaiful Aidy menyampaikan, pansus saat ini aktif menanyakan kepada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR).

“Terutama yang terkena jalur hijau hingga perdagangan jasa,” tuturnya.

Perlu diketahui, ada 3 kecamatan yang terkena jalur hijau dan Perjas. Yaitu, Kecamatan Rungkut, Tenggilis Mejoyo dan Gunung Anyar.

“Ada ratusan hektar lahan di kecamatan-kecamatan itu,” pungkasnya.