Ancam Akan Panggil Perusahaan Bandel

buruhSurabaya ‚Äď Hari Raya Idul Fitri tinggal 2 minggu lagi. Hal itu yang menjadi perhatian dari kalangan Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Komisi D mendorong agar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk memberikan edaran atau instruksi kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Surabaya.

Junaedi Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya mengatakan, paling lambat Tunjangan Hari Raya (THR) diberikan kepada buruh atau karyawan 7 hari sebelum hari raya (H-7).

Masih kata Junaedi, walaupun telah ada Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) nomor 06 tahun 2016 tentang THR. Namun pelanggaran masih banyak terjadi yang dilakukan oleh perusahaan.

‚ÄúJika dilakukan perusahaan dari tahun ke tahun, entah keterlambatan atau tidak dikasih harus ada surat pernyataan untuk tidak mengulanginya,‚ÄĚ terangnya.

Junaedi menyampaikan, harus ada sanksi sosial kepada perusahaan yang melanggar ketentuan.

Tentunya dengan dilakukan pemanggilan untuk mengetahui alasan keterlambatan atau tak diberikannnya THR.

Kemudian¬†diumumkan ke publik.¬†‚ÄúBila perlu dicabut atau dibekukan perizinannya,‚ÄĚ tegasnya

‚ÄúJika ada pengusaha yang belum bayar, Disnaker dan DPRD dengan terbuka menerima aduan mereka,‚ÄĚ tegas Agustin Poliana Ketua Komisi D DPRD Surabaya.