Aku Sendiri Tahu Rekom

pilkadaSurabaya – Pasca dinyatakan tidak lolos, pasangan calon (paslon) Rasiyo dan Dhiman Abror yang diusung oleh Partai Demokrat (PD) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya menyatakan, bahwa rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN untuk Abror tidak identik.

Hal tersebut membuat Tri Rismaharini (Risma) yang maju kembali pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya memberikan contoh seperti dirinya saat mendapatkan rekom.

Risma mengatakan, dalam proses turunnya rekomendasi seperti yang dirinya dapatkan dari DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ada 3 lembar.

“Aku sendiri tahu Bu Mega rekomnya ada 3, tanggalnya sama, tandan tangan, ya, bu Mega, tapi mesti materaine beda,” kata Risma. “Kalau sama di foto copi materainya,” tambahnya.

Masih kata Risma, masalah pajak yang menjadi penyebab dhimam Abror dinyatakan tidak memenuhi syarat. Secara prosedural seluruh pendapatan yang didapat oleh yang bersangkutan dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) maupun Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Timur (KONI Jatim) langsung dipotong pajak dan tiap tahun juga harus melaporkan harta kekayaan.

“Aku cuma nanya, karena selama ini kalau dapat honor langsung dipotong pajak, ini aneh,” ungkapnya.