Akan Buktikan Adanya Penyimpangan

jasmasSurabaya – Penyelidikan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya tidak akan gentar dengan adanya tudingan tidak serius dalam penanganan untuk kasus dana Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas).

Didik Farkhan Kepala Kejari Surabaya menyampaikan, bahwa kasus teraebut telah¬†masuk dalam tahap penyelidikan.¬†“Tim sudah bekerja,” singkatnya.

Perlu diketahui, muncul penyimpangan dana Jasmas diyakini adanya campur tangan dari kalangan legislatif Surabaya di dalam program untuk masyarakat Surabaya.

Hingga adanya aliran uang sebesar 1,5 hingga 2 persen dari barang yang diterima.