Akan Ada Tersangka Baru

kpkJakarta – Agus Rahardjo Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan, KPK akan mengembangkan penyidikan kasus suap yang melibatkan hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu.

Bahkan tidak terututup kemungkinan ada akta baru akan ada tersnagka baru. “Kalau di pengadilan ada fakta-fakta baru data baru, ya bisa aja ada,” tambahnya.

Untuk kasus suap tersebut KPK telah menetapkan Janner Purba Ketua PN Kepahiang, Toton sebagai hakim adhoc tindak pidana korupsi (tipikor).

Kemudian Badarudin Panitera Pengadilan Tipikor, Edy Santoni sebagai mantan Wakil Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (Wadir RSUD) M Yunus dan Syafei Syarif sebagai mantan Kaepala bagian Keuangan (Kabag Keu) RSUD M Yunus.