Ajukan Gugatan Ke MK

surat ijoSurabaya – Perjuangan penghapusan Surat Ijo belum juga surut. Bahkan, beberapa perwakilan warga pemilik tanah berstatus Surat Ijo akan mengajukan gugatan pada Mahkamah Konstitusi (MK).

Upaya ini mendapat dukungan dari seratus warga pemilik Surat Ijo, di berbagai Kecamatan wilayah Surabaya. Mereka tergabung dalam Gerakan Pejuang Hapus Surat Ijo Surabaya (GPHSIS).

M Soleh sebagai kuasa hukum GPHSIS gugatan yang diajukan sesuai dengan rumusan pasal 7 dan 9 Undang-Undang nomor 05 Tahun 1960 tentang Dasar Pokok-Pokok Agraria (UU DPPA). “Persiapan gugatan sudah kami daftarkan di MK,” terangnya.

“Kami meminta agar MK membuat tafsir konstitusional, bahwa tanah Surat Ijo yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya adalah tanah diatas instansi mereka,” ungkapnya.

“Sementara, tanah-tanah lainnya dikuasai oleh warga. Karena ditempati puluhan tahun oleh warga,” jelasnya.

Soleh menambahkan, Pemkot memiliki sekitar 12 juta hektar (Ha) tanah berstatus Surat Ijo. Namun, selama ini penguasaanya dimiliki oleh warga.

Melihat hal tersebut seharusnya, tidak ada lagi upaya penguasaan aset yang sejatinya juga tidak pernah dikelola oleh Pemkot Surabaya.