Ajukan Anggaran Tanpa Konsultasi

tremSurabaya – Pengesahan penambahan anggaran pada Perubahan Anggaran Keuangan Tahun Anggaran (PAK TA) 2017.

Vincensius anggota Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mensayangkan munculnya anggaran Rp (rupiah) 18 milyar di dalam PAK.

Masih kata Vinsensius, pengajuan anggaran oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tanpa disertai konsultasi dengan komisi C namun langsung diajukan ke Badan Anggaran (Banggar).

Vinsensius mengungkapkan, prihatin serta menganggap ada pengkondisian agar anggaran tersebut secepatnya disetujui.

“Meskipun pengajuan ke Banggar itu tidak menyalahi mekanisme,“ kata Vinsensius.

‚ÄúTapi eloknya disertai pembahasan dulu, bukannya tiba-tiba disodori untuk menerima atau tidak usulan itu” tambahnya.

Vinsesnsius mengatakan, dirinya menyambut baik rencana pembangunan Trem di Surabaya.

Seharusnya dari awal pihak eksekutif mengajak legislatif untuk mengawal proyek itu.

“Bukannya pihak legislatif tidak diajak koordinasi, tapi kalau ada masalah baru dilibatkan,“ pungkasnya.