Ajak Rakyat Bicara, Biar Tidak Rusak

masdukiSurabaya – Masduki Toha Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya menilai tentang penolakan sahnya Undang-Undang Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) (UU MD3).

“Menolak beberapa ayat, beberapa klausul-klausul, saya pikir itu tuntutan yang biasa-biasa saja, ya, kita hargailah,” kata Masduki.

“Karena Pak Presiden juga, memberikan peluang untuk rame-rame melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), rakyat harus terlibat betul,” tambahnya.

Masih kata Masduki, UU yang diterbitkan oleh legislatif pusat, harus mengerti bahwa rakyat juga wajib diajak bicara.

“Biar tidak menimbulkan interprestasi di masyarakat, secara global berlebihan, tidak ada pro kontra,” urainya.

“Seharusnya UU ini bisa dimaknai dan dijalankan, kalau sudah beginikan rusak, masyarakat demo, DPR diserang berbagai macam,” pungkasnya.