Adanya Temuan Pentimpangan Anggaran Dana Jasmas

jasmasSurabaya – Program pro rakyat yang menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) rupanya ada penyimpangan.

Program Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) tahun 2016 lalu semakin menguatkan adanya penyimpangan anggaran.

Berdasar audit dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan Jawa (BPKP Jatim).

Tepatnya pada semester I, alokasi dana hibah 2016 yang diajukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya sebesar Rp (rupiah) 267.63 miliar dan yang terealisasi Rp 216.77 miliar.

Target warga yang menerima Jasmas sebanyak 2705 titik, yang terealisasi sekitar 2175 titik.

Tidak hanya itu, penerima Jasmas rupanya tidak melakukan pembayaran pajak yang nilainya mencapai Rp 1,7 milliar.

Tri Rismaharini (Risma) Wali Kota Surabaya, rupanya tidak merespon terkait adanya tunggakan pajak di dalam program Jasmas.