Ada Upaya Penjegalan

Sukadar

Sukadar

Surabaya – Keputusan dan penetapan tidak diloloskannya pasangan calon Pemilihan Kepala Daerah (paslon Pilkada) Surabaya yaitu Rasiyo dan Dhiman Abror.

Menuai sorotan tajam, bahkan kedua tim paslon dari Tri Rismaharini (Risma) dan Whisnu Sakti Buana (WS) serta juga Rasiyo dan Dhiman Abror. Sama-sama melaporkan Komisioner Komisi Peilihan Umum (KPU) Surabaya ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Sukadar merupakan Laisson Officer (LO) Risma-Whisnu sangat menyayangkan dengan hasil keputusan yang ditetapkan hari ini.

“Kami menduga ada upaya penjegalan dari mekanisme yang dilakukan, baik secara masif maupun terstruktur,” katanya.

Masih kata Sukadar, jika masih adanya kekurangan berkas paslon. KPU Surabaya segera proaktif memberikan informasi kepada LO pada masing-masing paslon.

“Selama ini LO tidak pernah mendapat kabar, nah, akhirnya ada paslon yang harus tidak ditetapkan,” urainya.

“Kami menyayangkan upaya KPU dan ini menjadi perhatian serius, kalau memungkinkan, maka kami berharap DKPP memecat Komisioner,” tegasnya.