Ada Tersangka Baru, Suap Infrastruktur

penjaraJakarta – Basaria Pandjaitan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (Waket KPK) menyampaikan, untuk kasus suap proyek infrastruktur di Kementeruan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) ada tersangka baru.

Hong Arta John Alfred (swasta) ditetaokan sebagai tersangka. Sedangkan tersangka pertama kalinya ialah Damayanti Wisnu Putranti merupakan mantan legislarif pusat.

Basaria menerangkan, Hong Arta sebagai Direktur merangkap Komisaris PT Sharleen Raya JECO Group (SRJ) Group berperan sebagai pemberi hadiah pada Amran HI Mustary Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara senilai Rp (rupiah) 8 miliar pada pertengahan tahun 2015 silam. Rupanya Hong Arta juga menyuap Damayanti sekitar RP 2,6 miliar.

Oleh karena itu, KPK menjerat Hong Arta dengan Undang-Undang (UU) nomor 31 tahun 1999 direvisi UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).