Ada Aliran Dana Yang Masuk Ke Pemkot Surabaya

Moch Machmud

Moch Machmud

Surabaya – Dipersulit dalam pengurusan ijin yang diajukan oleh PT Dwi Budi Wijaya (DBW) pada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, membuat Moch Machmud Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya angkat bicara.

“Pemkot Surabaya,saya nilai cenderung meremehkan invesor, seperti permasalah di pasar buah koblen,” tambahnya. “Pasar buah koblen itu kan penjara, lalu diubah menjadi pasar, itu termasuk cagar budaya,” ungkapnya.

“Semestinya tidak boleh, tapi ini dibiarkan terus, kalau diberi ijin kasih ijinnya, dan kalau tidak ditutup saja,” tegas Machmud. “Ini tidak dikasih ijin tapi tidak dtutup, saya curiga pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Surabaya, ada apa,” tanyanya,

“Saya dengar mereka punya jaringan disitu, kasihan pengusaha itu, menjadi korban, saya menduga begitu ada aliran dana yang masuk ke DCKTR,” pungkasnya.

Bahkan adanya asumsi yang diperuntukan bagi kalangan investor ingin masuk ke Surabaya, kalau tidak ada suap jangan harap bisa membuka usaha di Surabaya.