Abror Serahkan Formulir Bacawali

Dhimam Abror Siraid menyerahkan formulir Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Surabaya

Dhimam Abror Siraid menyerahkan formulir Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Surabaya

Surabaya – Keseriusan Dhimam Abror Siraid untuk maju sebagai calon pemegang kebijakan di Surabaya dan bertarung pada bulan 12/2015 mendatang sudah mulai dirasakan.

Pasca menyerahkan formulir Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Surabaya.

Abror telah mengkonsep beberapa program untuk kemajuan Kota Pahlawan. Salah satunya diantaranya, akan memberikan beasiswa kepada siswa-siswi terbaik untuk mengenyam pendidikan yang bagus.

Dhimam menyampaikan, pembangunan mental melalui pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) mutlak dibutuhkan.

“Penanaman mental, karakter maupun pengembangan SDM ini melalui pendidikan, baik formal maupun informal, jadi jangan sampai hasil Ujian Nasional (UN) kita kalah sama daerah lain seperti sekarang ini,” tambahnya.

Masih kata Abror, 5 tahun kepemimpinan Tri Rismaharini sebagai walikota Surabaya cukup bagus. Hanya saja, 5 tahun mendatang problematika Surabaya sudah berubah. Salah satunya, laju perkembangan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) tidak bisa dihindari.

“Surabaya akan menjadi kota internasional, karena menjadi kota jasa dan barang-barang mudah masuk, jadi perlu ditangani oleh orang-orang yang mengerti betul soal potensi daerah Surabaya,” terangnya.

Selain penanaman mental, penguatan budaya lokal juga tidak kalah penting. Saat ini, budaya asli Surabaya seperti Ludruk nyaris tidak pernah ditemukan lagi.

Padahal, budaya tersebut menjadi ciri khas arek suroboyo. Karena itu, era globalisasi boleh masuk surabaya, tapi budaya asli tidak boleh hilang.

Dhimam juga menyoroti pembangunan kota yang hanya terpusat di kota. Disentralisasi pembangunan mutlak diperlukan.

Konsepnya adalah, pembangunan kota dibagi 5 zona. Yakni, tengah, barat, timur, utara, dan barat. “Nanti kita percayakan kepada camat-camat untuk membangun lingkungannya sendiri,” jelasnya.

Mamad Muwadzib Wakil Ketua Bidang Hukum (Waket Bid Kum) juga Wakil Ketua (Waket) penjaringan DPC Partai Gerindra Surabaya mengatakan, konsep tersebut sangat cocok untuk Surabaya yang menjadi ibu kota Jawa Timur ini.

“Tinggal implementasi saja, beliau putra daerah, lahir di Surabaya dan besar disini juga,” ungkapnya. “Semua kandidat nanti akan diusung ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra untuk diputuskan siapa yang layak berangkat dari Gerindra,” jelasnya.

Pada tanggal 07/06/2015 mendatang, DPC Partai Gerindra akan menggelar Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus). Dimana pada acara tersebut semua bakal calon dari Partai Gerindra diundang untuk memaparkan visi dan misi.