Abror Jemput Haris

Dhimam Abror dan Haris Purwoko

Dhimam Abror dan Haris Purwoko

Surabaya – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya yang akan digelar pada tanggal 09/12/2015 mendatang memunculkan permasalahan yang belum terpecahkan.

Pasangan Calon Kepala Daerah (Cakada) Dhimam Abror dan Haris Purwoko dari Koalisi Mojopahit. Saat ini belum disahkan oleh Pengawas Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Surabaya disebabkan menunggu 1 syarat yang belum dipenuhi oleh pasangan tersebut.

“Kita belum bisa menyatakan sah sebelum 1 dari 3 syarat mutlak tersebut dipenuhi,” tambah Wahyu Hariadi Ketua Panwaslu Surabaya. “Kurang 1 tanda tangan pernyataan dari kandidat Wakilnya,” ungkapnya.

Hingga saat-saat terakhir pasanan Dhimam Abror yaitu Haris Purwoko yang hanya duduk sebentar pasca menerima telepon langsung meninggalkan ruang pendaftaran tanpa alasan yang jelas.

“Memang kurang 1 syarat tanda tangan dari pasangan, kalau saya sudah, tinggal pak Haris, ini saya masih mau jemput,” terang Abror.

Sementara itu Ketua panwas mengatakan bahwa persyaratan tersebut harus dilengkapi paling lambat pukul 24.00 WIB atau tidak melewati tanggal hari penutupan pendaftaran.

“Aturannya kan mendaftar 1 pasangan calon, kalau yang tanda tangan cuma 1 saja kan tidak sah, kita akan tunggu sampai pukul 24.00 Waktu Indonesia Barat (WIB),” pungkasnya.