Polres Rokan Hilir Tangkap 4 Kepala Desa Terkait Lahan Hutan

AKBP Subiantoro, Kapolres Rokan Hilir

AKBP Subiantoro, Kapolres Rokan Hilir

Ujung Tanjung – Selama tahun 2014, terhitung Januari sampai Desember 2014 ini, Polres Rokan Hilir dengan jajarannya berhasil mengungkap kasus Penjualan dan penerbitan surat Tanah diatas lahan kawasan hutan yang tidak sesuai prosedur. Empat diantaranya adalah kepala desa.

Menurut AKBP Subiantoro melalui Kasatreskrim AKP Eka Ariandiy Putra, Polres Rokan Hilir sudah melimpahkan seluruh Kasus tersebut kepada Kejaksan terhadap empat orang oknum Kepala Desa sebagai tersangka yang diduga melakukakan tindak pidana melanggar Undang-undang tentang kehutanan.

Keempat Kepala Desa itu adalah AR kepala Desa Sei.Pinang Kecamtan Kubu Babusalam, yang diduga menerbitkan surat hak milik diatas kawasan hutan seluas 100 hektar , HR Kepala Desa Sekeladi Hilir Kecamatan Tanah Putih Sedinginan, diduga melanggar UU kehutanan memberikan Izin kepada warga untuk mengangkut dan mengambil kayu dari kawasan hutan, MZ Kepala Desa Sekapas Kecamatan Rantau Kopar diduga menerbitkan surat hak milik diatas kawasan hutan seluas 80 hektar dan saat ini kasus sudah disidangkan di Pengadilan Negeri Ujung Tanjung.

“Dan yang satunya, SR Kepala Desa Teluk Piai Kecamatan Kubu, diduga menjual dan menerbitkan surat hak milik diatas kawasan hutan mangrove seluas 18 hektar dan sudah di vonis 2,4 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Ujung Tanjung,” terangnya.

Pihak Polres Rohil mengingatkan Kepada seluruh aparat Desa untuk tidak sembarangan mengeluarkan surat hak milik diatas kawasan hutan dan hal-hal yang menyangkut Kehutanan lainya./*