E-KTP Jadi KTP-L Berlaku Seumur Hidup

yosep iris

yosep iris, kadisdukcapil manokwari

Manokwari РKTP Elektronik yang dulunya dikenal dengan E-KTP akan diubah menjadi KTP-L. Bukan hanya itu, dalam UU nomor 23 tahun 2006 dikatakan bahwa E-KTP  berlaku sampai 5 tahun. Setelah direvisi menjadi UU 24 tahun 2013 maka KTP-L akan diberlakukan seumur hidup. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Manokwari, Yosep Isir kepada wartawan di ruang kerjanya.

‚ÄúSemua ini kebijakan pemerintah pusat. Sebelumnya UU nomor 23 tahun 2006 dikatakan bahwa KTP-L berlaku 5 tahun. Namun setelah direvisi, menjadi UU 24 tahun 2013 maka KTP-L berlaku seumur hidup,‚ÄĚ kata Yosep Isir.

Yosep Isir menjelaskan, KTP-L berlaku seumur hidup apabila tidak ada perubahan identitas. Ia mencontohkan, bila pada KTP yang lama masih berstatus bujang sekarang setelah menikah, maka akan berubah sehingga yang berubah hanya pada status ataupun alamat. Tetapi bila yang bersangkutan tetap tidak ada perubahan maka akan berlaku seumur hidup. √Ę‚ā¨¬®Hal lain lagi yang berbeda adalah, saat pembuatan E-KTP, masyarakat¬† yang mendatangi kantor distrik atau Discukcapil.

Namun sekarang, Disdukcapil Manokwari akan menggunakan system jemput bola. ‚ÄúKita tidak akan menunggu tetapi kita akan turun lapangan. Kita jemput bola,‚ÄĚ terang Yosep.

Terkait peristiwa kelahiran UU Nomor 23 tahun 2006 mengamanatkan penerbitan kutipan akte kelahiran berdasarkan tempat kelahiran yaitu jika seseorang lahir di Sorong maka surat akte kelahiran harus diurus di Sorong.

Namun dengan adanya UU revisi tersebut, pengurusan akta kelahiran dapat dilakukan dlokasi dimana dirinya berada, tidak lagi harus dilakukan ditempat ia lahirsekarang lebih dipermudah yaitu bisa diurus di kota tempat dia tinggal atau berdasarkan daerah domisi. ‚ÄúEntah itu mau lahir di Sorong, Jawa atau daerah lain namun jika yang bersangkutan berdomisi di Manokwari maka bisa diurus di Manokwari,‚ÄĚ jelas Yosep.

Pengurusan anak harus mendapat pengakuan dari pengadilan sekarang tidak perlu, nelainkan bisa diurus di Dinas Kependudukan. ‚ÄúRencananya kita akan sosialisasikan pada aparat kampung, distrik dan yang lain agar mereka bisa sampaikan hal ini pada masyarakat sehingga masyarakat paham dan tahu terkait kepengurusan kependudukan,‚ÄĚ lanjut Yosep.