50 Persen Anggota Baru

kpuSurabaya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya intensif melakukan bimbingan teknis pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2015 mendatang terhadap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) .

Nur Syamsi Komisioner KPU Surabaya bidang Sosilisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi menyampaikan, sekitar 50 persen anggota PPK dan PPS merupakan orang baru.

Hadirnya sejumlah petugas baru dalam PPK dan PPS menindaklanjuti peraturan KPU yang tidak memperbolehkan menjabat selama 2 periode.”Untuk PPS kita minta PPK berkoordinasi dengan lurah,” tambahnya.

Masih kata Nur Syamsi, untuk mengantisipasi kendala pada penyelenggaraan Pilkada 2015. 5 komisioner KPU turun langsung ke beberapa kecamatan guna melakukan bimbingan teknis atau pembekalan kepada PPK an PPS.

Dalam melakukan pembinaan tersebut, karena jumlah kecamatan di Surabaya sebanyak 31, maka 1 komisioner menurutnya membawahi antara 5 hingga 6 kecamatan.

Nur Syamsi mengungkapkan, pola pendampingan tersebut sebenarnya dilakukan sejak pemilihan Presiden 2014. Ia perkirakan, pendampingan terhadap petugas di level bawah dilaksanakan setiap minggu. “Minimal ada 5 bimtek terhadap PPK dan PPS,” jelasnya.

Nur Syamsi mengatakan, jumlah PPS yang terlibat dalam Pemilukada sebanyak 462 orang. Sesuai persyaratan mereka terpilih harus memenuhi beberapa ketentuan.

Diantarannya minimal berijasah Sekolah Menegah Atas (SMA) sederajat, tidak pernah menjabat 2 periode, sehat jasmani dan rohani, tidak menjabat atau anggota partai politik (parpol) dan mendapatkan rekomendasi lurah dan Lembaga Ketahanan Masyarakat Kota (LKMK).