3 Fraksi Tidak Dapat Jatah

Paripurna Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan

Paripurna Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan

Surabaya – Pengumuman alat kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya diwarnai dengan sejumlah kejanggalan. Bahkan adanya beberapa fraksi yang tidak mendapatkan posisi strategis dalam susunan alat kelengkapan.

Berdasarkan daftar pengumuman yang disampaikan Masduki Toha Wakil Ketua DPRD Surabaya, beberapa fraksi yang tidak mendapatkan posisi strategis diantaranya, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Golonan Karya (FPG).

Sedangkan Fraksi Handap (gabungan) mendapat 4 posisi penting. Mereka itu adalah, Edi Rachmat menjabat Sekretaris Komisi B bidang Perekonomian (Eko). Bukhori Imron Wakil Ketua Komisi C bidang Pembangunan (Pemb).

Fatchul Muid menduduki posisi sebagai Sekretaris Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyar (Kesra) dan yang terakhir Sugito menjabat Wakil Ketua Badan Pembuat Peraturan (BPP).

“Semua kita libatkan tidak ada satupun yang kita tinggalkan diterima atau tidak terima semua sudah diputuskan,” ungkap Masduki.

“Adil tidak harus dapat semua, ibarat seperti pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), kalau besar semua tidak bisa mengalir, makannya, dibutuhkan beberapa pipa yang kecil,” jelasnya.